Batola Gelar Lomba Perahu Naga Terbuka 49 Peserta Berbagai Daerah Bersaing Raih Juara

Mediapubik.com : Marabahan Bekerjasama dengan Disporbudpar, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Lomba Dayung Perahu Naga Terbuka. Kegiatan dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi ke-66 Batola yang berlangsung di Long Storage Batola selama dua hari Sabtu hingga Minggu (17-18 Jan) 2026 ini dibuka Wakil Bupati Herman Susilo.

Lomba menyediakan hadiah senilai Rp97 juta ini diikuti 49 tim yang terdiri dari kategori umum, pelajar, dan lokal. Peserta bukan saja dari Batola namun juga dari sejumlah daerah lain di antaranya Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Tapin, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Selatan.  

Dimulainya lomba Perahu Naga di Kabupaten Batola ini ditandai pengibaran bendera oleh Wakil Bupati Herman Susilo didampingi sang isteri Indah Kartini Susilo, para forkopimda/mewakili, pihak Balai Wilayah Air Kalimantan 3, para pimpinan SKPD, pihak KONI, PODSI, dan sejumlah undangan.

Kepala Disporbudpar Batola Dr H Sirpan mengatakan, penyelenggaraan lomba selain menyemarakan Harjad ke-66 Batola juga dalam rangka melestarikan olahraga tradisional dan budaya daerah khususnya olahraga perairan yang selalu mampu menyumbangkan medali di setiap even pertandingan baik lokal, nasional, bahkan internasional. 

Selain itu lomba dilaksanakan untuk terus memacu minat dan motivasi anak-anak serta generasi muda di samping untuk pembinaan atlet serta mendukung pariwisata daerah.

Wakil Bupati Batola Herman Susilo sangat mengapresiasi digelarnya lomba perahu naga terbuka yang dilakasanakan. 

“Saya melihat lomba ini sangat strategis di samping memeriahkan HUT ke-66 Kabupaten Barito Kuala juga berguna untuk memelihara salah satu potensi olahraga yang dimiliki yaitu dayung,” katanya. 

Selain itu, tambahnya, kegiatan yang gelar ini juga mampu meningkatkan semangat para atlet untuk terus mempertahankan prestasi serta nama baik daerah baik di tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional.

“Potensi ini harus terus kita pertahankan dan lestarikan dari generasi ke generasi sesuai kultur dan geografis yang dimiliki,” tuturnya. 

Kendati, lanjutnya, untuk melestarikan dan mempertahankan prestasi tersebut seiring perjalanan waktu tentunya juga membutuhkan penyesuaian, khususnya terkait peralatan maupun sarana prasarana penunjang. 

Terkait semua itu, ia meminta SKPD dan pihak-pihak terkait lainnya perlu menyampaikan usulan pada saat rancangan dilaksanakan. Agar segala kebutuhan sarana dan peralatan olahraga andalan Batola ini bisa terakomodir.. (MP) 

Posting Komentar

0 Komentar